Peralatan dan perlengkapan hidroponik

11 Perlengkapan dan Peralatan Sebagai Syarat Budidaya Hidroponik

Diposting pada

Peralatan dan perlengkapan hidroponik termasuk media tanamnya mutlak diperlukan agar sistem penanaman ini berjalan. Dengan demikian, untuk memulai menanam dengan sistem tanaman hidroponik, anda harus menyiapkan beberapa peralatan dan perlengkapan agar proses penanaman memperoleh hasil seperti yang diharapkan.

Sebenarnya banyak sekali alat-alat yang terdapat dalam bertanam secara Hidroponik, namun terdapat beberapa alat hidroponik utama yang diperlukan untuk berbagai jenis dan kategori tanaman hidroponik. Point penting disini adalah bagaimana tanaman Hidroponik anda bisa tumbuh, tidak perlu berbagai macam alat seperti misalnya pe-Hidroponik profesional.

1. Netpot Pot Hidroponik

peralatan netpot hidroponik - 11 Perlengkapan dan Peralatan Sebagai Syarat Budidaya Hidroponik

Netpot adalah istilah untuk wadah atau pot tanaman yang biasanya berukuran kecil dan berlubang. Selain itu NetPot juga merupakan media untuk menyimpan media tanam tempat tumbuhnya tanaman hidroponik. Ukuran netpot biasanya sudah disesuaikan dengan ukuran lubang pada Hole Saw. sehingga netpot tidak jatuh pada aliran nutrisi.

Hole Saw adalah Mata bor yang bentuknya khusus membentuk sebuah lubang atau lingkaran sehingga tingkat kerapihan pada saat pembuatan lubang pada PVC lebih baik. Hole saw banyak dijual di online shop atau di toko bangunan yang cukup besar,

Netpot merupakan salah satu peralatan hidroponik sederhana yang sebenarnya dapat anda buat sendiri di rumah. Untuk mengganti netpot anda dapat menggunakan gelas plastik bekas air mineral atau gelas plastik yang sudah tak terpakai lagi dan kemudian dilubangi seperti netpot.  Penggunaan netpot dari gelas plastik beas air mineral lebih ekonomis dan tentunya ramah lingkungan.

2. Media Tanam untuk Hidroponik

media tanam hidroponik e1593658826770 - 11 Perlengkapan dan Peralatan Sebagai Syarat Budidaya Hidroponik

Media tanam adalah tempat dimana nantinya tanaman hidroponik anda tumbuh. Pada umumnya atau normalnya setiap tanaman membutuhkan tanah sebagai medianya, namun berbeda dengan tanaman yang digunakan menggunakan sistem hidroponik yang konsepnya adalah mengganti tanah dengan media lainnya.

A. Rockwool untuk Hidroponik

rockwoll untuk hidroponik - 11 Perlengkapan dan Peralatan Sebagai Syarat Budidaya Hidroponik

Rockwool adalah salah satu bahan yang umumnya digunakan dalam metode tanam menggunakan sistem hidroponik yang berfungsi sebagai media tanam. Rockwool terbuat dari batuan basalt yang dipanaskan dengan suhu sangat tinggi sehingga membentuk busa dan terbentuklah rockwool. Rockwoll banyak dipilih karena sifatnya yang permanen, daya serap airnya baik dan mudah diaplikasikan.

Rokwoll Merupakan bahan non-organik yang terbuat dari campuran batuan basalt dan pasir yang berbentuk serat. Awal mulanya, bahan ini digunakan sebagai pelengkap konstruksi pabrik, industri, kantor dan sebagainya. Pertama kali Rockwool diciptakan pada abad 1800-an dan dikenal dengan nama isolasi mineral wool bahkan isolasi batu wool.

Terbuat dari apakah rockwool? Kita bisa tahu dari arti namanya, rock adalah batu. Rockwool adalah batu yang dipanaskan sehingga akhirnya berbentuk seperti spon yang mampu menyerap air dengan banyak. Kegunaan rockwool adalah sebagai media tanam pertama/penyemaian benih.

Rockwool tidak bisa digantikan dengan spon, kassa atau kapas karena tidak dapat menyimpan air dengan banyak dan strukturnya tidak keras sehingga tidak dapat sebagai tempat pijakan akar tanaman.

B. Arang Sekam

arang sekam untuk hidroponik e1593659166437 - 11 Perlengkapan dan Peralatan Sebagai Syarat Budidaya Hidroponik

Arang sekam padi biasa digunakan sebagai pupuk dan bahan baku briket arang. Sekam yang digunakan bisa diperoleh ditempat penggilingan padi. Selain digunakan untuk arang, arang sekam sering (sekam bakar atau sebak). sekam padi juga sering dijadikan bekatul untuk pekan ternak. Arang sekam juga bisa digunakan sebagai campuran pupuk dan media tanam di persemaian. Hal ini karena sekam padi memiliki kemampuan untuk menyerap dan menyimpan air sebagai cadangan makanan.

C. Cocopeat

cocopeat untuk hidroponik e1593660263563 - 11 Perlengkapan dan Peralatan Sebagai Syarat Budidaya Hidroponik

Cocopeat blok (serbuk sabut kelapa) yang merupakan serbuk sisa pengolahan dan penguraian dari sabut kelapa yang dicetak berbentuk kubus memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi. Pengolahannya cukup sederhana, namun dapat mengangkat harga cocopeat.

Cocopeat blok sering dimanfaatkan oleh perusahaan pembuat karbon batrai atau juga sebagai media tanam. Penggunaan cocopeat selama ini di dalam negeri banyak digunakan sebagai media tanam pengganti tanah, atau sebagai campuran pembuatan pupuk organik.

D. Kerikil / Pasir

kerikil atau pasir untuk hidroponik - 11 Perlengkapan dan Peralatan Sebagai Syarat Budidaya Hidroponik

Kerikil memiliki pori-pori makro lebih banyak daripada pasir. Kerikil sering digunakan sebagai media untuk budi daya tanaman secara hidroponik. Penggunaan media ini akan membantu peredaran larutan unsur hara dan udara serta pada prinsipnya tidak menekan pertumbuhan akar.

Perlu anda perhatikan bahwa kerikil memiliki kemampuan mengikat air yang relatif rendah sehingga mudah basah dan cepat kering jika penyiraman tidak dilakukan secara rutin.

E. Pecahan Genteng atau Batu Bata

pecahan genteng atau batu bata untuk hidroponik e1593661038193 - 11 Perlengkapan dan Peralatan Sebagai Syarat Budidaya Hidroponik

Pecahan batu bata juga dapat dijadikan alternatif sebagai media tanam. Seperti halnya bahan anorganik lainnya, media jenis ini juga berfungsi untuk melekatkan akar. Sebaiknya, ukuran batu-bata yang akan digunakan sebagai media tanam dibuat kecil, seperti kerikil, dengan ukuran sekitar 2-3 cm. Semakin kecil ukurannya, kemampuan daya serap batu bata terhadap air maupun unsur hara akan semakin balk. Selain itu, ukuran yang semakin kecil juga akan membuat sirkulasi udara dan kelembapan di sekitar akar tanaman berlangsung lebih baik.

E. Hidrogel

hydrogel untuk hidroponik e1593661217381 - 11 Perlengkapan dan Peralatan Sebagai Syarat Budidaya Hidroponik

Gel atau hidrogel adalah kristal-kristal polimer yang sering digunakan sebagai media tanam bagi tanaman hidroponik. Penggunaan media jenis ini sangat praktis dan efisien karena tidak perlu repot-repot untuk mengganti dengan yang baru, menyiram, atau memupuk.

Selain itu, media tanam ini juga memiliki keanekaragaman warna sehingga pemilihannya dapat disesuaikan dengan selera dan warna tanaman. Oleh karenanya, hal tersebut akan menciptakan keindahan dan keasrian tanaman hias yang diletakkan di ruang tamu atau ruang kerja.

G. Perlite dan Vermiculite

Perlite dan Vermiculite untuk hidroponik e1593661370451 - 11 Perlengkapan dan Peralatan Sebagai Syarat Budidaya Hidroponik

Vermiculite adalah media anorganik steril yang dihasilkan dari pemananasan kepingan-kepingan mika serta mengandung potasium dan H’,lum. Berdasarkan sifatnya, vermikulit merupakan media tanam yang memiliki kemampuan kapasitas tukar kation yang tinggi, terutama dalam keadaan padat dan pada saat basah.

Vermikulit dapat menurunkan berat jenis, dan meningkatkan daya serap air jika digunakan sebagai campuran media tanaman. Jika digunakan sebagai campuran media tanam, vermikulit dapat menurunkan berat jenis dan meningkatkan daya absorpsi air sehingga bisa dengan mudah diserap oleh akar tanaman hidroponik.

3. Digital pH meter dan TDS meter

ph meter dan TD meter untuk hidroponik e1593662019335 - 11 Perlengkapan dan Peralatan Sebagai Syarat Budidaya Hidroponik

Digital PH meter digunakan untuk mengukur kadar keasaman air yang akan digunakan untuk campuran nutrisi hidroponik. Kadar PH air yang baik untuk sistem hidroponik adalah dibawah 10. Dengan menggunakan PH meter anda dapat lebih tepat dalam mengukur PH air, PH air yang tinggi dapat menyebabkan terhambatnya penyerapan nutrisi sehingga dapat meghambat perkembangan tanaman.

Kadar keasaman larutan nutrisi dan media tanam perlu dijaga untuk memastikan pertumbuhan tanaman yang optimal. Untuk mengetahui kadar pH media tanam atau nutrisi digunakanlah pH meter.

TDS Meter  digunakan untuk mengukur ppm dalam lauratn nutrisi hidroponik yang telah disiapkan. Karena tingkat kebutuhan akan nutrisi tiap tanaman berbeda sehingga perlu diukur dan disesuaikan dengan kebutuhan tanaman tersebut.

4. Benih Tanaman Hidroponik

 

benih untuk tanaman hidroponik e1593662245207 - 11 Perlengkapan dan Peralatan Sebagai Syarat Budidaya Hidroponik

Benih bisa dikategorikan sebagai peralatan yang dibutuhkan dalam metode hidroponik meskipun sebenarnya benih adalah bahan dan bukan suatu alat. Bibit tanaman hidroponik hampir sama dengan bibit tanaman untuk metode tanam lainnya.

Sebagai produsen bibit tanaman, kami menyediakan bibit tanaman khusus pertanian atau perkebunan hidroponik. Saat memeilih benih sebaiknya perhatikan sisi kualitas dan ekonomisnya terutama jika anda ingin memproduksi tanaman untuk tujuan komersil.

5. Site – Bak plastik – Ember atau Container

site atau bak plastik untuk hidroponik - 11 Perlengkapan dan Peralatan Sebagai Syarat Budidaya Hidroponik

Selain netpot (seperti yang disebutkan dan dijelaskan diatas) juga wadah untuk menempatkan tanaman, dalam metode hidroponik sedrhana dibutuhkan wadah untuk menampung air dan nutrisi yang terlarut. Bak atau ember plastik dapat digunakan untuk keperluan tersebut. Pilihlah bak atau wadah plastik yang tidak bocor dan jangan lupa untuk membersihkannya sebelum digunakan.

Site dipergunakan untuk menyimpan air nutrisi yang akan dialirkan kedalam pipa atau talang. namun ember atau container ini bisa tidak digunakan bila menggunakan sitem wick.

sebaiknya media penyimpanan air nutrisi ini berwarna gelap atau tidak transparan karena jika transparan nutrisi akan terpapar sinar matahari sehingga merangsang tumbuhnya lumut yang dapat mengganggu Ph dan kadar nutrisi.

6. Pipa Paralon / Pipa PVC atau Talang Air

pipa untuk hidroponik e1593662500397 - 11 Perlengkapan dan Peralatan Sebagai Syarat Budidaya Hidroponik

Tidak hanya bak atau wadah plastik saja yang dapat digunakan untuk menampung air atau nutrisi yang diperlukan tanaman yang menggunakan sistem hidroponok. Pipa paralon bekas dengan ukuran yang cukup besar dapat digunakan untuk menampung air dan nutrisi hidroponik.

Fungsi dari Pipa ini adalah untuk media menyimpan/mengalirnya nutrisi hidroponik. biasanya pipa PVC yang digunakan adalah ukuran 3″ pipa ini tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil sehingga pas untuk menampung dan mengalirkan air pada volume yang sesuai. Pipa ini akan kita buat lubang dengan cara di bor dengan hole saw agar memperoleh besaran lubang yang sama dan rapih.

7. Sterofoam

sterofoam untuk hidroponik e1593662605250 - 11 Perlengkapan dan Peralatan Sebagai Syarat Budidaya Hidroponik

Tentunya anda sudah tidak asing lagi dengan alat yang satu ini karena sering anda lihat sehari-hari. Busa sterofoam biasanya digunakan untuk meletakkan netpot atau wadah tanaman dan menahannya agar posisinya tetap stabil. Biasanya dalam metode hidroponik sterofoam akan dilubangi sesuai dengan ukuran netpot atau pot tanaman yang akan dimasukkan kedalamnya.

8. Sumbu Flanel

sumbu flanel untuk hidroponik e1593662740616 - 11 Perlengkapan dan Peralatan Sebagai Syarat Budidaya Hidroponik

Untuk menyalurkan nutrisi pada tanaman, dalam metode hidroponik diperlukan sumbu. Sumbu yang digunakan untuk menyalurkan nutrisi pada tanaman tersebut dapat dibuat dari kain flanel atau kain panel maupun sumbu kompor yang memiliki daya serap air yang cukup tinggi.

9. Pompa Air

pompa air untuk hidroponik e1593663121857 - 11 Perlengkapan dan Peralatan Sebagai Syarat Budidaya Hidroponik

Besar kecilnya pompa air disesuaikan dengan tinggi dan panjangnya sistem hidroponik yang akan dibuat. Jika sistemnya kecil jangan menggunakan pompa dengan kapasitas besar karena menjadi sia-sia biaya listrik yang dipergunakan. Pada pelaku hdiroponik pemula biasanya menggunakan pompa air untuk aquarium selain hemat listrik tapi juga mempunyai kemampuan daya hisap dan alir yang cukup memadai.

10. Nutrisi AB Mix dan Pemupukan Hidroponik

nutrisi untuk hidroponik - 11 Perlengkapan dan Peralatan Sebagai Syarat Budidaya Hidroponik

Nutrisi adalah salah satu peralatan yang juga dapat dikategorikan sebagai bahan dalam metode tanam sistem hidroponik. Nutrisi yang dimaksud disini adalah formula mineral atau zat-zat hara yang telah diracik sedemikian rupa untuk menumbuhkan suatu tanaman. Biasanya nutrisi tersebut akan diberikan secara berbeda tergantung pada jenis tanaman yang ditanam.

Nutrisi hidroponik adalah pupuk yang telah diformulasikan khusus dari garam-garam mineral yang larut dalam air, mengandung unsur-unsur hara penting yang diperlukan tanaman bagi tumbuh dan berkembang. Nutrisi ini terdiri dari 2 bagian yaitu bagian A dan bagian B, dan biasanya disebut AB mix.

Cara penggunaannya sangat mudah, hanya dengan mencampurkan masing-masing bagian A dan bagian B dengan air, satu persatu secara terpisah, sesuai petunjuk yang diberikan produsen nutrisi tersebut untuk menjadikan larutan stok / pekatan. Larutan stok ini perlu dicairkan lagi dengan air jika hendak digunakan.

Jangan mencampurkan larutan A dan Larutan B sekaligus karena akan terjadi pengendapan!!!.

Nutrisi AB Mix biasanya sudah di racik sedemikian rupa agar sesuai dengan jenis-jenis tanaman, misalnya nutrisi tanaman sayur, tanaman buah, dll.

Cara Pakai AB Mix :

Tanaman hidroponik tidak hanya membutuhkan air saja, karena pertumbuhannya akan sangat terlambat karena tidak ada nutrisi lengkap yang diserap tumbuhan. Pada pertanian tradisional atau di tanah, nutrisi diambil dari kandungan hara tanah, maka untuk hidroponik, unsur hara ini digantikan oleh nutrisi AB-Mix yang memiliki unsur makro dan mikro nutrien.

Ada 2 jenis Nutrisi AB-Mix yang tersedia di pasaran, yaitu dalam bentuk cair seperti diatas dan bentuk padatan. Untuk bentuk padatan biasanya digunakan untuk pertanian Hidroponik skala besar. Untuk pemula biasanya menggunakan Nutrisi cair diatas karena mudah digunakan. Cara menggunakannya yaitu dengan mencampur 5ml cairan B kedalam 1 liter air, kemudian disusul 5 ml cairan A dimasukkan kedalam campuran tadi. 5 ml cairan A/B hampir setara dengan satu tutup botol cairan tersebut.

11. Air untuk Hidroponik

air untuk hidroponik - 11 Perlengkapan dan Peralatan Sebagai Syarat Budidaya Hidroponik

Namanya juga sistem hidroponik tentunya air menjadi yang paling penting dalam sistem ini.  Air yang dipergunakan adalah air tawar bukan air laut atau air beracun/limbah ya.

Terdapat sejumlah jenis persyaratan air yang mesti terpenuhi, supaya bisa jadi media tumbuh tanaman yang baik dan maksimal demi keberhasilan budidaya tanaman secara hidroponik.

Berikut ini adalah sejumlah syarat  utama air  yang mesti  terpenuhi, agar air dapat jadi media tumbuh tanaman hidroponik :

1. Kandungan Mineral Dalam Air Hidroponik Harus Stabil

Air sering mengandung  mineral-mineral terlarut, dimana tidak seluruh mineral dapat bermanfaat. Namun  terdapat juga beberapa unsur mineral yang juga  berbahaya untuk  pertumbuhan tanaman  atau malah berbahaya untuk tubuh manusia jika nilai terlarutnya terlalu tinggi.

Di Indonesia, rata-rata air tanah mempunyai nilai mineral terlarut sebesar 150-250 ppm, sedangkan untuk air yang asalnya dari perusahaan daerah air minum (PDAM) mempunyai nilai mineral terlarut lebih tinggi diatas 250 ppm (part per million).

Nilai mineral terlarut yang terlalu tinggi, tidak cocok bagi media tumbuh tanaman hidroponik.  Sebab akan menghambat  kerja akar tanaman dalam menyerap nutrisi.

2. Memperhatikan Kualitas Air

Kualitas air yang dibolehkan pada tumbuhan hidroponik adalah air dengan kadar mineral 0-50 ppm. Tanaman akan dapat tumbuh  dengan  maksimal  di dalam air dengan kadar mineral rendah.

Hal ini akan berdampak terhadap nutrisi terlarut dan kemampuan akar dalam menyerap nutrisi tersebut. Semakin rendah nilai mineral terlarut didalam air (semakin mendekati nol) maka kualitas air akan semakin baik bagi tanaman hidroponik. Karena akar tanaman  dapat bekerja  dengan maksimum dalam menyerap dan memanfaatkan nutrisi  tersebut.

3. Menjaga Mineral Air Tetap Stabil

Bagaimana caranya Anda dapat mendapatkan air dengan kadar mineral terlarut yang rendah ? Jawabannya  yaitu dengan memanfaatkan teknologi filter air. Filter air dapat menyaring mineral-mineral terlarut didalam air, sampai dibawah 100 ppm.

4. Memperhatikan Nilai Ph

Nilai pH air akan sangat berdampak terhadap kemampuan akar tanaman dalam menyerap nutrisi. Hal ini berhubungan dengan kemampuan sel-sel akar tanaman ketika berinteraksi antara jaringan didalam tubuh tanaman dengan Nutrisi tanaman.

Tanaman hidroponik membutuhkan nilai pH optimal pada kisaran 5.5 – 6.5. Nilai pH diluar kisaran itu akan sangat menghambat kemampuan akar dalam menyerap nutrisi di dalam larutan.

Nilai pH dibawah 5 akan cenderung asam, dimana hal ini akan mengakibatkan kerusakan pada  sel-sel akar tanaman. Begitu juga nilai pH yang berada di atas 6.5 akan cenderung bersifat basa, dimana akan lebih cenderung mencemari tanaman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *