kategori dan jenis tanaman hidroponik

3 Jenis Kategori dan Golongan Tanaman Hidroponik yang Umum Dibudidayakan

Diposting pada

Terdapat 3 jenis kategori dan jenis tanaman hidroponik yang umumnya biasa dibudidayakan. Pada dasarnya, semua jenis tanaman bisa ditanam secara hidroponik, mengingat bahwa pengertian tanaman hidroponik itu sendiri adalah sebuah sistem dan metode penanaman.

Namun, ada beberapa pertimbangan-pertimbangan yang mendasari apakah suatu tanaman akan ditanam menggunakan sistem hidroponik atau tidak.

  • Ekonomis => Apakah dengan ditanam menggunakan metode hydroponics akan lebih menghemat biaya produksi? Atau malah menjadi lebih mahal? Pertimbangan ini digunakan untuk skala perkebunan, misalnya untuk Kacang Tanah, bisa saja menanamnya dengan metode hydroponics (aeroponik), namun biaya produksi akan jauh lebih mahal dibandingkan menanam di tanah. Apalagi misalnya harga jual Kacang Tanah tergolong rendah, jadi antara biaya produksi dan harga jual tidak sebanding.
  • Ukuran => Ukuran dari tanaman juga menjadi pertimbangan tersendiri, misalnya pohon Kelapa, bisa saja ditanam menggunakan sistem hydroponics namun ukuran tanaman yang besar akan mempersulit penyediaan alat dan bahan yang sesuai dengan ukurannya.
  • Umur Tanaman => Kebanyakan tanaman yang ditanam menggunakan sistem hydroponics adalah tanaman yang masa panennya pendek.

Selain poin utama diatas tentu saja masih banyak hal lainnya yang harus dijadikan bahan pertimbangan, misalnya kelebihan dan kekurangan hidroponik. Namun anda bisa melihat jenis tanaman hidroponik yang umum dibudidayakan. Tanaman-tanaman ini dibagi menjadi tiga golongan yaitu sayuran hidroponik, buah-buahan hidroponik dan tanaman hidroponik lainnya.

20 Jenis Tanaman Hidroponik Sayuran

jenis tanaman hidroponik sayuran e1593652871867 - 3 Jenis Kategori dan Golongan Tanaman Hidroponik yang Umum Dibudidayakan

Sayuran hidroponik adalah sayuran yang tumbuh dengan bantuan cairan yang mengandung mineral yang diperlukan oleh sayuran untuk tumbuh. Berbeda dengan sayuran lainnya yang membutuhkan tanah untuk tumbuh, tanaman hidroponik hanya membutuhkan air bermineral untuk tumbuh. Air yang digunakan untuk menanam sayuran ini pun bisa didaur ulang.

Selain air dan mineral, tanaman hidroponik juga membutuhkan lampu, sistem filtrasi untuk air dan udara, serta alat kontrol iklim. Semua hal ini diperlukan untuk menunjang pertumbuhan tanaman hidroponik. Biasanya, sayuran hidroponik ditanam dalam rumah kaca maupun di luar ruangan.

1. Sayuran Hiydroponik Cabe

Cabe merah atau cabe rawit merupakan jenis tanaman yang bisa dibudidaya dengan sistem hydroponics dan menjadi peluang usaha yang cukup menjanjikan. Tentu saja alasannya, cabe hampir selalu ada pada bumbu beragam jenis masakan terutama masakan indonesia.

Banyak pemilik restoran atau supermarket yang lebih tertarik untuk memilih cabe hydroponics dikarenakan berbagai alasan, seperti berikut :

  • Lebih hemat air karena cabai jarang sekali kotor.
  • Hasil panen cabe hidroponik bebas dari kandungan pestisida.
  • Sangat higienis karena tidak menggunakan media tanam berupa tanah yang menyentuh langsung.
  • Bebas serangan penyakit dan hama seperti ulat yang menggerogoti kulit cabai.

Cabe juga sering digunakan sebagai bumbu instan pada beragam camilan seperti keripik singkong, gorengan hingga dijadikan bahan dalam perindustrian jamu dan obat-obatan. 3 dari sekian banyak manfaat cabe wajib Anda ketahui karena cabe mempunyai dampak positif berupa manfaat kesehatan seperti berikut:

  • Cabe dengan warna merah menjadi tanda akan terdapatnya kandungan beta karoten atau pro vitamin A yang pada tubuh akan bekerja untuk meningkatkan sistem imun.
  • Berdasarkan penelitian medis yang belum lama dilaksanakan, ditemukan adanya beberapa jenis kandungan yang dapat mengoptimalkan pembakaran energi selama beberapa jam setelah konsumsi cabai. Hal tersebut berlanjut secara teknis untuk membuat tubuh mengurangi jumlah kalori sehingga terjadilah penurunan berat badan.
  • Dengan memberikan cabe ke dalam makanan secara teratur dapat menurunkan risiko terkena diabetes tipe 2 karena cabe memiliki peptida yang mampu mengontrol tingkat insulin.

2. Sayuran Hidroponik Kangkung

Hampir setiap orang, mengenal kangkung sebagai sayuran penyebab kantuk. Namun siapa sangka, bila kangkung juga memberikan efek yang luar biasa bagi kesehatan kita. Bagi penderita diabetes, sayuran hidroponik kangkung bisa menghambat penyerapan gula dalam darah. Hebatnya lagi, kangkung kaya akan mineral seperti : kalium, fosfor, kalsium dan vitamin B kompleks. Sehingga mampu membantu menaikkan horman yang membangkitkan rasa nyaman di dalam tubuh.

Kangkung merupakan jenis sayuran yang cukup populer di Indonesia. Setiap orang bisa memperoleh kangkung dengan membeli di pasar atau menanamnya sendiri. Jika Anda tertarik untuk menanam kangkung sendiri, maka itu lebih baik. Pasalnya sayuran ini sangat mudah ditanam. Tak perlu lahan yang luas, Anda bisa memaksimalkan lahan pekarangan rumah menggunakan hidroponik.

Mengapa hydroponics kangkung lebih baik daripada yang ditanam biasa? Hal Ini disebabkan karena kangkung hidroponik mempunyai kualitas hasil yang cenderung lebih baik dari pada tanaman yang ditanam secara konvensional atau menggunakan media tanah. Hal tersebut karena dipengaruhi dari perlakuan yang diberikan, mulai dari pembibitan, perawatan hingga masa panen.

3. Sayuran Hidroponik Seledri

Seledri mengandung banyak vitamin yaitu vitamin A, vitamin B1, vitamin B2, vitamin B3, vitamin B5, vitamin B6, vitamin C, vitamin E dan vitamin K yang bisa dipakai untuk mencegah atau untuk menyembuhkan beberapa penyakit.Salah satu khasiat daun seledri untuk menurunkan kadar kolesterol dalam darah, memperkuat fungsi hati, dan menambah kekebalan tubuh.

4. Sayuran Hidroponik Timun (Mentimun)

Timun merupakan sayuran yang memiliki banyak manfaat. Mulai dari garnish atau hiasan untuk hidangan spesial, pelengkap jus, dimakan secara mentah, sampai digunakan untuk perawatan kecantikan.

Bagi pencinta lalapan, timun merupakan salah satu macam sayuran yang paling segar sebab mengandung banyak air. Timun dapat menyegarkan tubuh dan baik untuk rambut serta kulit Anda, dibandingkan saat abda memakai masker. Mengonsumsi timun bisa membantu memperlancar penercaan. Di sisi lain, kandungan mangan, folat, magnesium, leutin, serta klorofil dapat mengurangi risiko penyakit jantung dan depresi.

Semua timun bisa tumbuh dengan baik dalam sistem hydroponics . Mentimun adalah tanaman yang hangat, jadi Anda harus memastikan pencahayaan yang cukup dan suhu yang sesuai.

5. Sayuran Hidroponik Kailan

Sayuran ini kaya akan kandungan kalium, kalsium, dan serat sehingga amat baik untuk pencernaan dan tulang kita. Di samping itu, sayuran kailan juga berguna bagi mencegah penuaah dini. Terdapat trik khusus dalam memasak sayuran hydroponics kailan, pastikanlah Anda tak terlalu matang dalam memasaknya. Sebab ini berhubungan dengan kandungan nutrisi di dalamnya.

6. Sayuran Hidroponik Selada Hijau

Selada adalah salah satu sayuran yang kaya akan mineral, mulai dari mangan, tembaga, kalsium, pottasium dan kalium yang semuanya sangat berguna bagi menjaga kesehatan kita. Selada juga kaya akan kandungan vitamin C yang bisa mencegah penuaan dini serta menaikkan kesuburan organ-organ reproduksi, dan yang tentunya bermanfaat pula untuk janin untuk ibu hamil.

Selada merupakan tanaman yang paling umum ditanam secara hydroponics , karena dapat tumbuh dengan sangat cepat dalam sistem menanam ini. Perawatannya pun tidak sulit sama sekali. Tanaman ini sangat cocok untuk pemula di bidang tanam-menanam hydroponics .

7. Sayuran Hidroponik Sawi Hijau

Sayuran ini bisa membantu mencegah kanker, khususnya kanker prostat, kanker usus, kanker payudara, dan kanker ovarium. Sawi juga sarat dengan nilai mineral, di antaranya : kalium, magnesium, asam folat. Di samping itu, sawi juga mengandung sejumlah jenis vitamin, yaitu : Vitamin C, Vitamin E, karoten dan glukosinolat yang berfungsi membantu Anda untuk memerangi radikal bebas dan mengobati infeksi.

8. Kategori Jenis Tanaman Hidroponik Sayuran Buncis

Kandungan serat dalam sayur buncis bisa membantu pankreas untuk memproduksi insulin, yang bermanfaat untuk penderita diabetes tipe 2. Buncis yang asalnya dari negara Peru, mengandung senyawa antikoksidan yang amat baik untuk kesehatan. Untuk ibu hamil, sayuran hidroponik buncis ini amat baik untuk memperlancar ASI.

9. Sayuran Hidroponik Bayam

Bayam merupakan salah satu macam sayuran yang termudah untuk diperoleh. Namun siapa sangka, ternyata sayuran hidroponik bayam ini mempunyai manfaat yang luar biasa. Bayam mempunyai dua kali zat besi dibandingkan dengan sayuran lainnya, yang amat baik bagi kesehatan darah. Bayam juga mengandung 13 jenis komponen flavonoid dan klorofil yang membantu mencegah kanker. Baik untuk yang berumur lanjut, sebab dapat menambah nutrisi di otot dan persendian serta mencegah katarak dengan kandungan luteinnya.

Bayam dapat tumbuh dengan baik jika ditanam menggunakan air. Maka dari itu, tanaman ini sangat cocok jika ditanam menggunakan sistem hidroponik.

Bayam tidak membutuhkan begitu banyak cahaya atau suhu yang panas. Anda bisa secara rutin memanen bayam dalam jangka waktu 12 minggu. Bayam bisa Anda gunakan untuk berbagai jenis macam makanan atau diolah menjadi jus, jika tidak menyukai teksturnya.

10. Sayuran Hidroponik Brokoli

Bukan cuma bagi orang dewasa, brokoli juga amat baik untuk balita. Brokoli mempunyai khasiat bisa mencegah risiko kanker, sebab kandungan antioksidan sulforaphane dan lutein yang ada di dalamnya. Brokoli juga mengandung vitamin C yang bisa berguna bagi menjaga kesehatan jantung, membantu mengendalikan gula darah dan melawan radikal bebas. Dari sisi kandungan serat, brokoli dapat mencegah sembelit.

11. Sayuran Hidroponik Pare

Sayuran yang terkenal mempunyai rasa pahit ini, ternyata mempunyai banyak manfaat. Sayur Pare tinggi akan kandungan serat, kalium, kalsium, zat besi serta vitamin C dan A. Pare juga berguna untuk menurunkan kadar gula darah, kolesterol dan tekanan darah. Komponen saponin pada pare berguna bagi menaikkan sistem imunitas tubuh dan mencegah pertumbuhan sel kanker.

12. Sayuran Hidroponik Packoy

Pakcoy merupakan sayurang yang mempunyai kandungan asam folat, kalium, vitamin A, D, dan C yang amat tinggi. Di mana hal itu amat memberikan efek baik bagi kesehatan jantung kita. Di samping itu, pakcoy juga kaya akan kandungan glucosinolates yang merupakan antioksidan untuk mencegah kanker prostat dan payudara.

13. Sayuran Hidroponik Lobak

Lobak adalah tumbuhan yang masuk ke dalam famili Cruciferae. Bentuk umbi lobak seperti wortel, tetapi isi dan kulitnya berwarna putih. Tanaman lobak berasal dari Tiongkok, dan telah banyak diusahakan di Indonesia. Tanaman yang mudah ditanam baik di dataran rendah maupun pegunungan.

Tanah yang baik untuk tanaman lobak adalah tanah gembur, mengandung humus (subur), lapisan atas tanah yang tidak mengandung kerikil (batu-batu kecil), dan derajat keasaman tanah 5-6. Waktu penanaman yang cocok adalah saat musim hujan atau awal musim kemarau. Untuk penanaman pada musim kemarau, tanaman harus cukup air.

Dengan adanya metode dan sistem hidroponik, maka persyaratan diatas tidak diperlukan sehingga Anda bisa membudidayakan hidroponik lobak sendiri.

14. Sayuran Hidroponikc Kale

Beberapa tahun belakangan, sayuran satu ini sedang sangat populer apalagi di kalangan pegiat makanan dan gaya hidup sehat. Kandungan gizi dan manfaatnya yang melimpah menjadikan sayuran ini masuk ke dalam golongan superfood. Kale sangat mudah untuk ditanam menggunakan sistem hidroponik dan akan tumbuh dengan sangat baik. Oleh karena itu sayuran yang satu ini cukup populer untuk dibudidayakan sebagai tanaman hidroponik.

15. Sayuran Hydroponic Kacang-kacangan

Kacang-kacangan yang dikenal mempunyai beraneka gizi yang tinggi dan bermanfaat bagi tubuh. Beberapa dari manfaat kacang-kacangan bagi tubuh antara lain:

  1. Kaya serat => Mengonsumsi kacang baik untuk kesehatan pencernaan karena mengandung banyak serat. Serat membantu tubuh Anda menyerap lebih banyak nutrisi dan membuang yang tidak perlu. Serat juga membuat buang air besar Anda jadi lebih teratur.
  1. Rendah Lemak => Kacang panggang merupakan salah satu camilan yang sehat dan tidak membuatmu khawatir akan berat badan. Hal ini karena kacang merupakan makanan yang lezat dan rendah lemak. Kacang masih mengandung lemak, tetapi lemak yang memberikanmu protein lebih.
  1. Sumber protein yang baik =>Saat melakukan diet akan sulit memilih protein yang tidak membuat bobot tubuh Anda bertambah. Kacang menjadi pilihan yang tepat dikonsumsi saat diet karena merupakan sumber protein yang baik dan bebas lemak jenuh.

Melihat banyaknya manfaat dari kacang-kacangan menjadikan permintaan permintaan masyarakat sangat tinggi setiap harinya. Maka dengan membudidayakan kacang-kacangan sebagai tanaman hidroponik mempunyai peluang yang menjanjikan.

Kacang hijau, kacang polong, kacang panjang, semua jenis kacang bisa Anda tanam dengan mudah dengan menggunakan metode dan sistem hidroponik. Setelah 6-8 minggu menanam dan merawat tanaman kacang-kacangan, Anda bisa mulai panen. Setelah panen pertama, Anda bisa tetap merawat dan panen sampai 3-4 bulan ke depan.

16. Sayuran Hidroponik Daun Bawang

Daun bawang dikenal sebagai tanaman yang membutuhkan banyak air. Hal ini menjadikan daun bawang sangat cocok untuk ditanam secara hidroponik. Waktu yang dibutuhkan sampai panen pertama adalah 6-8 minggu, lalu 3-4 minggu sampai pertumbuhan berikutnya.

Selain membutuhkan banyak air, daun bawang juga membutuhkan cahaya sekitar 12-14 jam setiap harinya. Maka dari itu, pastikan untuk meletakkannya di balkon apartemen atau taman rumah Anda agar Daun Bawang mendapat asupan cahaya yang dibutuhkan.

17. Sayuran Hidroponik Kemangi

Daun kemangi biasanya dibutuhkan dalam membuat pepes atau masakan gurih khas daerah di Indoesia lainnya. Untuk menanam tumbuhan ini, Anda bisa menggunakan sistem NFT atau bisa juga Drip untuk hasil paling optimal. Panen daun kemangi bisa Anda lakukan setiap minggunya ketika sudah matang atau tumbuh dengan sempurna.

Anda juga membutuhkan lampu khusus jika ingin menanam daun kemangi, karena tumbuhan ini membutuhkan pencahayaan setiap saat.

18. Sayuran Hidroponik Paprika

paprika membutuhkan suhu hangat dan pencahayaan cukup banyak dari lampu khusus untuk tanaman. Anda bisa menanam dari biji paprika yang sudah ada, atau membelinya secara khusus. Biasanya, tanaman paprika akan matang atau tumbuh secara sempurna dalam waktu 8-12 minggu.

19. Sayuran Hidroponik Wortel

Wortel merupakan bagian dari tanaman umbi yang memiliki banyak akar. Akar wortel dapat menyebar cepat dan menyerap air lebih banyak, menjadikan tanaman ini sangat cocok untuk ditanam menggunakan sistem hidroponik.

Meskipun begitu, wortel merupakan salah satu jenis tanaman dengan kesulitan lebih tinggi untuk ditanam secara hidroponik. Untuk berhasil menanam tanaman ini, Anda membutuhkan pengalaman dan pengetahuan yang lebih.

20. Sayuran Hidroponik Jagung

Kandungan utama jagung (Zea mays ssp. mays) adalah karbohidrat sebanyak 80 persen dalam bentuk campuran amilosa dan amilopektin. Selain itu juga ada protein dan kalori.

Sebenarnya ada banyak jenis jagung sehingga manfaat jagung manis dengan jenis lain juga berbeda. Namun seperti dikutip dari USDA AS, kandungan nutrisi umumnya jagung termasuk lengkap dan beragam.

Jagung juga kaya vitamin A, C, E, vitamin K, asam pantotenat, asam folat, thiamin, riboflavin, niacin, dan pyridoxine. Meski mengandung lemak namun tidak terdapat kolesterol didalamnya. Kandungan seratnya juga cukup tinggi. Kandungan mineral dalam jagung juga lengkap, seperti kalsium, kalium, magnesium, sodium, selenium, zat besi, mangan, zinc, karoten, tembaga, lutein – zeaxanthin, dan cryptoxanthin-AY.

Jagung memiliki akar serabut yang mudah menyerap air dan menjadikannya cocok untuk ditanam menggunakan sistem hidroponik.

6 Jenis Tanaman Hidroponik Buah-buahan

jenis tanaman hidroponik buah buahan e1593653649843 - 3 Jenis Kategori dan Golongan Tanaman Hidroponik yang Umum Dibudidayakan

Selain tanaman sayuran yang sudah dijelaskan dan disebutkan sebelumnya, metode hidroponik juga bisa diterapkan pada buah-buahan. Dengan semua kelebihan sistem hidroponik, maka budidaya buah-buahan hasilnya tidak jauh berbeda atau sama baiknya dengan sayuran. Tidak seperti sayuran yang banyak dari jenisnya dibudidayakan dengan hidroponik, jenis buah-buahan ini lebih sedikit jumlahnya.

Dari sedikit tanaman buah hidroponik yang banyak dibudidayakan saat ini sebenarnya bisa dikembangkan potensinya agar bisa diterapkan pada tanaman buah seperti yang disebutkan berikut.

1, Hidroponik Buah Tomat

Sayuran yang satu ini masih diperdebatkan statusnya sebagai buah atau sayur. Meskipun begitu, yang jelas tomat mengandung vitamin A yang bagus untuk kesehatan kulit dan kekebalan tubuh. Sudah banyak petani komersial yang menanam tomat secara hidroponik.

Jika kamu pernah memakan tomat, pasti tahu bahwa di dalam tomat terdapat kandungan air yang cukup banyak. Untuk menanam tomat menggunakan sistem hidroponik secara sukses, kamu membutuhkan banyak air dan juga cahaya.

2. Hidroponik Buah Strawberry atau Stroberi

Stroberi juga terkenal sebagai buah dengan kandungan vitamin C yang tinggi. Stroberi juga bisa dimanfaatkan menjadi banyak jenis makanan dan minuman seperti selai, jus, hiasan kue, dan jenis makanan dan minuman lainnya.

Stroberi dikenal sebagai buah yang dapat hidup di dataran tinggi. Namun jika menggunakan cara hidroponik, stroberi bisa ditanam di daratan rendah. Selain itu, tanaman stroberi hidroponik biasanya lebih menghasilkan buah yang lebih banyak.

3. Hidroponik Buah Blueberry

Buah satu ini masih berkerabat dengan stroberi yang termasuk jenis buah beri. Jika stroberi mempunyai biji-biji di luar, blueberry punya tekstur luar yang halus.

Untuk menanam blueberry membutuhkan kondisi tanah asam yang tinggi. Karena itu menanam bluberry dengan cara yang hidroponik bisa lebih mudah. Dengan mengawasi kadar keasaman dan kecukupan air yang rutin, bluberry akan tumbuh dengan baik dan menghasilkan buah yang besar.

4. Hidroponik Buah Melon

Buah ini termasuk yang banyak digemari oleh anak-anak dan dewasa juga berbagai kalangan. Namun anda harus mencatat bahwa menanam melon dengan cara hidroponik membuntuhkan tempat yang luas. Jadi, mengingat buah ini berukuran besar, jadi tidak mungkin jika menanamnya di tempat yang sempit.

5. Hidroponik Buah Semangka

Semangka dikenal sebagai buah musim panas. Hal ini karena semangka mengandung banyak air yang bisa menyegarkan di tengah cuaca yang panas. Menanam semangka dengan cara hidroponik memerlukan perhatian khusus. Masa panen semangka hidroponik adalah 2-3 bulan setelah ditanam.

Seperti halnya melon, maka budidaya hidroponik semangka ini membutuhkan tempat yang luas.

6. Hidroponik Buah Anggur

Karena tumbuh merambat, pohon anggur sering dijadikan sebagai tanaman hias juga di pekarangan rumah. Namun, anda juga bisa menanamnya dengan cara hidroponik. Perlu diperhatikan, jika ingin menanam anggur hidroponik adalah harus terkena sinar matahari yang cukup.

Jenis Tanaman Hidroponik Lainnya

jenis dan kategori tanaman hidroponik mint e1593653983426 - 3 Jenis Kategori dan Golongan Tanaman Hidroponik yang Umum Dibudidayakan

Sebenarnya tanaman yang memiliki manfaat kesehatan tidak hanya sayuran dan buah-buahan, namun ada jenis tanaman yang tidak bisa masuk dalam dua kategori tersebut. Seperti misalnya Tanaman mint (Mentha Piperita). Tanaman mint adalah salah satu tanaman dari marga Lamiaceae yang merupakan tanaman asli dari negara-negara di Eropa.

Tanaman mint dimanfaatkan daunnya sebagai bahan baku obat maupun industri lainnya seperti makanan, minuman, pasta gigi, obat kumur hingga minyak oles. Daun mint kaya akan minyak alami yang mampu mengurangi masalah kesehatan terutama infeksi bakteri.

Tanaman mint ini bisa juga dibudidayakan dengan sistem hidroponik sehingga anda akan memperoleh keuntungan yang sama seperti tanaman sayuran dan buah-buahan yang dibudidayakan dengan sistem hidroponik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *